Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad kembali diserang isu tidak sedap, setelah membantah foto syur dengan Elvira yang beredar, giliran wanita yang diduga dekat dengannya dijadikan tersangka. Tema itu menjadi bahasan utama di beberapa media cetak lokal untuk edisi Selasa 03 Februari 2015.
Tribun Timur mengangkat judul "KPK Periksa Wanita Rahasia di KK Abraham" diberitakan Kapolda Sulselbar akan menjadwalkan pemeriksaan Feriani Lim, tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen kartu keluarga (KK) yang diduga melibatkan Abraham Samad. Hal yang sama diangkat koran Tempo dengan judul "Perempuan yang Diduga Dekat dengan Abraham Samad Jadi Tersangka".
Koran Fajar masih getol dengan isu KPK vs Polri, di halaman depan tampak foto perempuan cantik yang sedang demo mendukung Polri, lalu headline berita berjudul "BG Ulur Penanganan Perkara" diberitakan BG dianggap tengah menyusun strategi mengulur penanganan perkaranya, BG merevisi gugatan, perubahan mendadak itu membuat KPK tidak siap mengikuti sidang praperadilan.
Sedang koran Sindo mengangkat judul, "Polri Terbitkan Sprindik Kasus Samad", hal ini terkait dugaan pertemuan Abraham selaku ketua KPK dengan PDIP untuk loby calon wakil Jokowi.
Berita pembelaan Abraham diberitakan cakrawala dengan Judul "Abraham: Saya Menjunjung Nilai Moral" memberitakan Abraham Samad yang membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Rakyat Sulsel mengangkat tema lokal dengan judul "Waspadai Koalisi Golkar-PDIP" diisukan Golkar dan PDIP akan berkoalisi di semua pilkada yang akan digelar di Sulsel.
Masih terkait pilkada, BKM mengangkat judul: "Caretaker Jangan Jadi Provokator," mengutip pernyataan SYL.
Upeks mengkritisi harga sembako yang tinggi dengan judul "Sembako Tetap Sumbang Inflasi", Upeks juga menyinggung kasus Abraham di halaman depan dengan judul "Dikaitkan Abraham, Feriani Lim Tersangka".
Sedang Radar Makassar memberitakan pelarangan buah impor di jual di supermarket Makassar, Radar menangkat judul "Supermarket Dilarang Jual Buah Impor"
Untuk berita lokal lainnya terkait sidang kasus narkoba Prof Musakkir batal terlaksana lantaran saksi kasus tersebut tidak hadir. Juga berita penanganan limbah rumah sakit di Makassar yang tidak memenuhi standar.
Demikan berita headline hari ini.

0 komentar:
Posting Komentar