Kamis, 19 Februari 2015

Abraham Hindari Jumat Keramat


Kasus pemalsuan dokumen yang membelit mantan ketua KPK, Abraham Samad masih menjadi topik headline koran lokal hari ini, Tribun Timur mengangkat judul "Abraham Hindari Jumat Keramat" sedang fajar mengangkat judul "Empat Perwira Tangani Abraham", diberitakan bahwa AS dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pemalsuan dokumen kependudukan hari ini, (20/02) namun lewat kuasa hukumnya, Abraham memastikan absen di pemeriksaan Polda Sulsel, walaupun begitu tim hukum AS akan temui penyidik sebelum shalat jumat, Bagai senjata makan tuan, Istilah jum'at keramat yang populer di era KPK 2011-2015 kini menghantui Abraham Samad.

Selain topik AS, #MakassarTidakAman juga menghiasi halaman depan Tribun Timur, Tribun mengangkat judul "Permintaan Izin Pistol Air Softgun Naik" diberitakan bahwa permintaan izin kepemilikan pistol air softgun meningkat dibanding tahun sebelumnya disebabkan karena maraknya kejahatan yang dilakukan oleh geng motor di jalanan.

Tribun juga memberitakan hasil diskusi Forum Dosen di redaksi tribun, para dosen ini menyoroti Jokowi yang lamban dalam kasus KPK vs Polri, prof Muin Fahmal, Guru Besar Hukum UMI mengatakan bahwa dulu Jokowi kerja...kerja...kerja, sekarang sementara...sementara...sementara.

Selebihnya  yang menghiasi halaman depan tribun  ada kemeriahan imlek, sedang fajar tentang eksekusi mati gelombang kedua dipastikan tetap dilakukan, eksekusi membidik 15 terpidana

Disudut bawah, Fajar memberitakan tentang batu giok seberat dua ton di Aceh.

Sekian dan terima kasih

Selasa, 17 Februari 2015

JK Isyaratkan BG Dilantik

Bola panas kasus KPK vs Polri terus menggelinding, kemarin Polda Sulsebar telah menetapkan Abraham Samad sebagai tersangka kasus pemalsuan KTP. Tema itu yang menghiasi headline koran lokal hari ini.

Fajar mengangkat judul, "Bareskrim Tebar Ketakutan" dengan memberitakan serangan-serangan Polri ke pimpinan KPK dengan mengangkat sederet kasus Abraham sejak dilaporkan hingga dijadikan tersangka, diangkat juga Bareskrim yang membidik 21 penyidik KPK dari kepolisian dengan sangkaan penggunaan senjata ilegal, tak hanya itu, Polri juga menetapkan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie sebagai tersangka, dia dianggap mencemarkan nama baik Kabareskrim Budi Waseso, kasus ini terjadi saat Budi Waseso menjabat Kapolda Gorontalo.

Fajar juga mengangkat judul "JK Isyaratkan Lantik BG", menurut JK, keputusan melantik BG atau tidak itu berada di tangan Jokowi, namun menurutnya bahwa keputusan praperadilan yang memenangkan BG bisa menjadi acuan, "Kalau saya yang berhak melantik, saya lantik," kata JK.

Tribun Timur mengangkat judul "Abraham Tersangka Pemalsuan KTP" dalam berita yang diangkat tribun lebih mengangkat kronologi kasus pemalsuan KTP yang menjerat Abraham yang melibatkan wanita muda, Feriyani Lim.

Tribun juga memberitakan tentang reaksi Abraham Samad tentang kasus yang membelitnya dengan judul "Abraham Tolak ke Makassar", Abraham menyatakan tidak akan memenuhi panggilan Polda Sulselbar terkait pemeriksaan dirinya sebagai tersangka pemalsuan dokumen.

Sepertinya seru, mari menonton festivalisasi dua lembaga hukum sambil menyeruput secangkir kopi.

Kamis, 05 Februari 2015

Siri na Pacce Sudah Mulai Tergerus

Kisruh yang terjadi antara Polri dan KPK makin memanas, serangan kepada personel KPK makin gencar, foto syur Abraham Samad masih menjadi sorotan media lokal. Adalah Zainal Tahir, sahabat Abraham Samad yang mengaku memotret adegan Abraham dengan Feriyani Lim mulai mengoceh di sosial media, Zainal curhat di facebook dan path.

Tribun mengangkat judul "Abraham Lapor Balik Zainal Tahir" mengutip Adnan Buyung Aziz, Koordinator Tim Hukum Sahabat Abraham yang menyatakan sudah konsultasi dengan AS tentang upaya lapor balik itu. Sementara itu, BKM mengangkat Judul, " SYL: Manami itu Siri Na Pacce" mengomentari Zainal dan Abraham, orang Sulsel yang menjatuhkan sahabatnya di perantauan.

Merasa dikriminalisasi, Petugas KPK mengancam akan mundur. Hal itu diangkat Harian Fajar, "Karyawan KPK Siap Kembalikan Mandat" niat KPK itu disampaikan oleh Johan Budi.

KPK juga meminta ketegasan dari Jokowi terkait kasus KPK vs Polri ini, Sindo mengangkat judul "KPK Minta Presiden Turun Tangan", Johan Budi yakin Jokowi punya cara sendiri untuk menyelesaikan kasus ini.

Disisi lain, Abraham sedang gencar mengklarifikasi tentang foto syurnya yang beredar, setelah membantah bahwa itu adalah rekayasa, Abraham juga menelpon pimpinan Upeks untuk klarifikasi. Upeks mengangkat judul, "Ada Orang Besar di Belakang Zainal".

Rakyat Sulsel mengangkat isu lokal terkait Caretaker kepala daerah menghadapi pemilukada, Rasul mengangkat judul "Caretaker Sebaiknya Wabup dan Sekda"

Koran Tempo Makassar membidik kasus Korupsi Bansos, Andi Muallim yang naik banding. Tempo mengangkat judul: "Komisi Yudisial Awasi Hakim Banding Muallim"

Sedang Radar Makassar mengangkat judul tentang reklamasi, "Reklamasi di Makassar Illegal"

Selasa, 03 Februari 2015

Wanita Rahasia Abraham Samad

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad kembali diserang isu tidak sedap, setelah membantah foto syur dengan Elvira yang beredar, giliran wanita yang diduga dekat dengannya dijadikan tersangka. Tema itu menjadi bahasan utama di beberapa media cetak lokal untuk edisi Selasa 03 Februari 2015.

Tribun Timur mengangkat judul "KPK Periksa Wanita Rahasia di KK Abraham" diberitakan Kapolda Sulselbar akan menjadwalkan pemeriksaan Feriani Lim, tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen kartu keluarga (KK) yang diduga melibatkan Abraham Samad. Hal yang sama diangkat koran Tempo dengan judul "Perempuan yang Diduga Dekat dengan Abraham Samad Jadi Tersangka".


Koran Fajar masih getol dengan isu KPK vs Polri, di halaman depan tampak foto perempuan cantik yang sedang demo mendukung Polri, lalu headline berita berjudul "BG Ulur Penanganan Perkara" diberitakan BG dianggap tengah menyusun strategi mengulur penanganan perkaranya, BG merevisi gugatan, perubahan mendadak itu membuat KPK tidak siap mengikuti sidang praperadilan.

Sedang koran Sindo mengangkat judul, "Polri Terbitkan Sprindik Kasus Samad", hal ini terkait dugaan pertemuan Abraham selaku ketua KPK dengan PDIP untuk loby calon wakil Jokowi.

Berita pembelaan Abraham diberitakan cakrawala dengan Judul "Abraham: Saya Menjunjung Nilai Moral" memberitakan Abraham Samad yang membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Rakyat Sulsel mengangkat tema lokal dengan judul "Waspadai Koalisi Golkar-PDIP" diisukan Golkar dan PDIP akan berkoalisi di semua pilkada yang akan digelar di Sulsel.

Masih terkait pilkada, BKM mengangkat judul: "Caretaker Jangan Jadi Provokator," mengutip pernyataan SYL.

Upeks mengkritisi harga sembako yang tinggi dengan judul "Sembako Tetap Sumbang Inflasi", Upeks juga menyinggung kasus Abraham di halaman depan dengan judul "Dikaitkan Abraham, Feriani Lim Tersangka".

Sedang Radar Makassar memberitakan pelarangan buah impor di jual di supermarket Makassar, Radar menangkat judul "Supermarket Dilarang Jual Buah Impor"

Untuk berita lokal lainnya terkait sidang kasus narkoba Prof Musakkir batal terlaksana lantaran saksi kasus tersebut tidak hadir. Juga berita penanganan limbah rumah sakit di Makassar yang tidak memenuhi standar.

Demikan berita headline hari ini.

Senin, 02 Februari 2015

Abraham Samad Masih Trending Topic

Headline koran lokal edisi Senin, 02 februari 2015

Walaupun Senin pagi ini dimulai dengan hujan namun pembahasan di media masih hot tentang kasus KPK vs Polri yang melibatkan personal KPK, Abraham Samad. Dari sembilan koran lokal Sulsel, empat koran diantaranya menjadikan berita Abraham Samad sebagai headline.

Koran Fajar mengangkat judul "Bukti Permainan Politik Abraham dibeber", Koran Rakyat Sulsel mengangkat judul "Abraham Samad di Ujung Tanduk", Koran Sindo juga membahas hal yang sama dengan judul "PDIP Beberkan Lobi Samad", sedang cakrawala mengangkat judul "Abraham Samad ditikam dari Belakang."  memang ini menjadi topik yang tambah hangat, saat politisi PDIP membeberkan foto Abraham bersama putra salah seorang petinggi TNI, sebelumnya Abraham diberitakan bertemu enam kali dengan petinggi PDIP menjelang pilpres untuk membicarakan tentang wakil dari Jokowi, Abraham masuk bursa. Namun Abraham membantah pertemuan itu, maka foto itu muncul untuk menjawab bantahan Abraham.

Koran Tribun Timur tampil beda dengam membahas Hotel di Makassar, tentang hotel Karebosi Condotel yang hari ini mulai buka dengan 225 kamar, Tribun Timur mengangkat judul "2015, Kamar Hotel di Makassar 10.317" hal yang sama juga diangkat koran upeks dengan jud "Karebosi Condotel Tarif Terjangkau Untuk Semua Kalangan", memang berita hotel ini juga menghiasi halaman depan hampir semua koran lokal.

Sedang headline Koran Tempo Makassar berjudul, "JK: Kinerja Menteri Harus diperbaiki" hal ini sebagai respon JK terhadap 100 hari kerja Jokowi-JK.

Koran Berita Kota Makassar mengangkat keberingasan geng motor dengan judul "Geng Motor Bacok Tentara", geng motor memang kembali berulah, selain membacok tentara, seorang polwan juga dibusur oleh sekawanan geng motor. Beritanya juga menghiasi halaman depan koran lokal.

Terakhir, Radar Makassar yang mengangkat judul "Caretaker Rawan Dimanfaatkan"berita itu terkait akan adanya pilkada di 10 kabupaten di Sulsel.

Jumat, 30 Januari 2015

Jokowi - Prabowo Jadi Topik Hangat

Headline koran lokal, jumat 30 Januari 2015

Kisruh yang terjadi antara Polri dan KPK masih menjadi topik hangat yang menghiasi layar kaca dan media cetak, tak hanya para politisi yang membicarakannya, tukang poles batu permata pun berargumen, tentang kegalauan Jokowi dalam memutuskan kasus KPK dan Polri. Koran lokal di Sulsel juga masih membahas hangat perkembangan terbaru kasus tersebut, walaupun ada juga pembahasannya sudah move on. Berikut saya kabarkan headline sembilan media lokal Sulsel hari ini.

Pertemuan Jokowi dengan Prabowo memancing rasa penasaran bagi masyarakat, dimana kasus ini akan berlabuh? Harian Fajar mengangkat tema tentang pertemuan Jokowi - Prabowo dengan judul, "Presiden Tunda Saran Tim Independen", tema yang sama diangkat oleh harian Sindo dengan judul, "Jokowi Tunggu Pra Peradilan". Intinya, Jokowi terus mencari jalan keluar atas kasus KPK dan Polri, mulai dari membentuk tim independen sampai meminta masukan dari berbagai tokoh, salah satunya Prabowo Subianto.

Sedang untuk koran tempo dan Cakrawala mengangkat tema Air Asia sebagai headline, Tempo mengangkat judul "Pencarian Air Asia difokuskan di Selat Makassar", sedang koran Cakrawala mengangkat judul "Korban Air Asia Kembali Ditemukan di Majene," mengutip pernyataan dari ketua Basarnas Sulsel, Roki Asikin bahwa penemuan dua korban Air Asia dan puing pesawat menjadi signal kuat untuk melanjutkan pencarian di selat Makassar.

Tribun Timur mengangkat tema lokal bidang pendidikan dengan judul "8 SMA Makassar diundang UN Online", 5 dari sekolah negeri dan 3 sekolah Swasta, diantaranya; SMA 1, SMA 3, SMA 5, SMA 17, SMA 15, SMA 11, SMA Islam Athirah, SMA Frater dan SMA Katolik.

Koran Rakyat Sulsel mengangkat kondisi politik lokal, yaitu persiapan pilgub dengan judul "La Tinro Cari 6 Kursi", memberitakan wacana ketua Gerindra Sulsel itu untuk bertarung di Pilgub mendatang.

Koran Ujung Pandang Ekspres memberitakan Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah yang memaparkan program di depan Presiden Jokowi selama tiga menit, dalam pertemuan itu Nurdin memaparkan tentang program swasembada pangan, kawasan industri dan pembangunan rumah sakit internasional di Bantaeng.

Harian Berita Kota Makassar mengangkat tema lelang jabatan di lingkup Pemkot Makassar dengan judul "83 Peserta Lelang dipastikan Non Job"  83 peserta lelang eselon II dan III tersebut dipastikan non job setelah Walikota Makassar mengumumkan kabinetnya.

Yang terakhir adalah koran Radar Makassar yang membidik berita reklamasi di Makassar dengan judul "Reklamasi Jadi Ajang Bisnis". Radar memunculkan aktivitas reklamasi di kawasan Pantai Losari dengan mengutip UU 27 tahun 2007; Reklamasi dapat dilaksanakan jika manfaat sosial ekonominya lebih besar dari biaya sosial ekonominya.

Itulah headline di sembilan koran lokal hari ini, semoga bermanfaat.